Laga yang berlangsung Minggu (16/1/2011) malam WIB tersebut akhirnya malah berakhir tanpa pemenang, tanpa ada tim yang bisa mencetak gol: 0-0. Tapi dari catatan statistik yang dikeluarkan Soccernet, Spurs bisa sedikit berbangga hati.
Pasukan arahan Harry Redknapp itu memenangi penguasaan bola 57:43 sekaligus melepaskan lebih banyak tembakan sepanjang laga. Van der Vaart dkk. melepaskan 19 tembakan, di mana dua di antaranya berstatus tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, 19 tembakan yang dilepaskan Spurs terbagi kepada delapan pemain: Van der Vaart, Michael Dawson, William Gallas, Luka Modric, Wilson Palacios, Gareth Bale, Peter Crouch dan Jermaine Defoe.
Sementara MU hanya terbagi pada empat pemain: Wayne Rooney, Ryan Giggs, Michael Carrick dan Rafael da Silva.
Di antara ke-12 pemain yang disebutkan di atas Van der Vaart tercatat sebagai pemain yang paling banyak melepaskan tembakan. Pemain asal Belanda itu melepas enam tembakan, meski hanya satu yang tepat sasaran.
Van der Vaart memang jadi salah satu pemain yang paling membahayakan pertahanan 'Setan Merah'--selain Bale yang rajin melepas umpan dari sisi kiri. Ia aktif menusuk dari lini kedua, dari ruang yang tepat berada di belakang Crouch.
Van der Vaart bisa dibilang juaranya untuk membuat pertahanan juara 18 kali Liga Inggris itu ketar-ketir.
Secara keseluruhan, mantan pemain Real Madrid itu sudah melepaskan 72 tembakan di Premier League musim ini. Ia juga sudah menyumbang sembilan gol, menjadikannya pemain Spurs yang paling produktif di Liga Primer sejauh ini.
Tapi di sisi lain, ia punya pesaing pada diri Rooney dalam laga tersebut. Bomber internasional Inggris ini memang hanya melepaskan empat tembakan, tetapi tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang Gomes.
(roz/a2s)











































