Sejak pindah dari Spartak Moskow pada musim panas 2008, Pavlyuchenko memang belum menemukan hari-hari terbaiknya. Di musim pertamanya ia relatif tak mengalami masalah karena tampil bisa tampil sebanyak 36 kali dan menyumbang 14 gol.
Baru masuk di musim keduanya di mana cedera dan inkosistensi penampilan, serta kedatangan Harry Redknapp membuatnya hanya mampu bermain 24 kali da membuat 10 gol. Hal itulah kemudian yang membuat pesepakbola Rusia itu tak betah dan selalu meminta untuk dijual, meski Redknapp kerap menolaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah tampil cukup impresif namun Redknapp ternyata belum "jatuh hati" pada Pav. Maka hal itulah yang kemudian membuat rumor striker bertinggi badan 188 cm itu akan dijual kembali menghangat.
Hal yang mana dibenarkan oleh agen sang pemain yang mana ada tawaran dari sejumlah klub di Inggris dan Bundesliga. Di Inggris, Sunderland yang baru kehilangan Darren Bent, diberitakan paling ngebet mengejar tanda tangannya.
"Ada beberapa penawaran dari sejumlah klub di Inggris dan Jerman, tapi Roman masih punya sisa kontrak dua tahun di Tottenham," tutur agennya Oliver Wendt kepada Soccernet.
"Keputusan soal kepindahannya bukan ada di tangan kami. Tottenham lah yang membaut keputusan apakah akan menjualnya atau tidak. Dan saya pikir bagus jika ada klub lain yang tertarik untuk membelinya," pungkas Wendt.
Foto: Pavlyuchenko saat merayakan gol bersama Jermain Defoe. Pav kalah bersaing dengan Defoe yang lebih sering dipasang oleh Redknapp.(AFP/Ben Stansall)
(mrp/a2s)











































