Carroll Klaim Dipaksa Pergi

Carroll Klaim Dipaksa Pergi

- Sepakbola
Selasa, 01 Feb 2011 11:52 WIB
Carroll Klaim Dipaksa Pergi
Liverpool - Andy Carroll membuat pengakuan soal transfernya ke Liverpool. Striker muda Inggris itu mengaku dirinya dipaksa meninggalkan Newcastle United karena sang klub membutuhkan uang.

The Reds harus merogoh koceknya senilai 35 juta pounds (Rp 508 miliar) untuk mendaratkan Carroll ke Anfield. Pemain jangkung itu diikat sampai 2016 dan diplot mengisi tempat yang ditinggalkan Fernando Torres ke Chelsea.

Keputusan ini terbilang mengejutkan karena sebelumnya Newcastle keukuh untuk mempertahankan pemuda berusia 22 tahun ini. Bahkan sang pelatih sempat berujar bahwa Carroll akan menjadi "atraksi" utama di klub tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kedua klub melakukan kesepakatan soal transfernya, Carroll mengaku dirinya terpaksa meninggalkan Newcastle. Hal itu dikatakannya kepada Steve Wraith, editor sebuah majalah komunitas fans Newcastle dalam sebuah rangkaian pesan singkat.

"Mereka (Newcastle) sepertinya mengatakan kami tidak ingin kamu dan ingin aku bilang kala aku ingin pergi. Dan aku mengatakan kepada mereka bahwa aku tidak ingin pergi," ungkap Carroll dikutip Mirror.

Ketika ditanya Wraith soal apa yang sedang terjadi, Carroll mengaku tidak tahu. Hal yang jelas adalah Newcastle mengincar uang yang ditawarkan Liverpool.

"Aku tidak tahu, kawan. Ini mengecewakan. Mereka bilang mereka ingin uangnya. Kecewa karena aku harus meninggalkan klub yang jadi rumahku tapi aku diharuskan pergi. (Aku) tidak ingin pergi. Oleh sebab itu aku menandatangani kontrak lima tahun (dengan Liverpool)," tukasnya.

Sebagai seorang striker, Carroll cukup menjanjikan. Setelah membantu Newcastle promosi ke Premier League, ia mengakhiri musim 2009-10 dengan menjadi top skorer timnya dengan 19 gol di seluruh kompetisi. Sedangkan di musim ini, Carroll sudah mendulang 11 dari 20 kali penampilannya.

(rin/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads