Newcastle: Carroll Dipaksa Pergi? Itu Bohong

Newcastle: Carroll Dipaksa Pergi? Itu Bohong

- Sepakbola
Rabu, 02 Feb 2011 11:12 WIB
Newcastle: Carroll Dipaksa Pergi? Itu Bohong
Newcastle - Newcastle United membantah keras klaim Andy Carroll. Kubu The Magpies menegaskan bahwa mereka tidak pernah memaksa sang pemain itu hengkang.

Setelah resmi dimiliki Liverpool, Carroll membuat pengakuan mengejutkan. Striker internasional Inggris itu mengklaim dirinya telah dipaksa pergi oleh Mike Ashley pemilik Newcastle karena mengincar uang senilai 35 juta pounds yang ditawarkan The Reds.

Pernyataan itu terang saja bikin Newcastle berang. Mereka mengatakan bahwa memang Carroll sendiri yang ingin pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak memaksa Andy Carroll pergi, jauh dari itu --dia sendiri yang mau pergi," tegas direktur klub Derek Llambia di The Sun. "Faktanya Mike Ahsley tidak ingin menjualnya, itu tidak terlihat dia butuh uang itu kan? Dan ingat, kami pernah menolak tawaran 30 juta pounds lalu 35 juta pounds dari Liverpool.

"Itu uang yang besar untuk pemain 22 tahun dengan enam bulan pengalaman di Liga Inggris. Tapi pemikiran Mike berubah karena si pemain sendiri yang ingin dijual, jadi kami bisa apa? Andy sudah menghasilkan uang besar di klub setelah teken kontrak baru-baru ini," lanjutnya.

"Tapi dia berkata telah ditawari gaji 80 ribu pound per pekannya oleh Liverpool dan meminta berapa yang kami bisa bayar untuk menahanya. Kami bilang klub tidak dapat memberinya kontrak baru seperti itu. Dan saat kami bilang tidak, itu lah saat dia bilang ingin dijual.

Sanggahan juga dilakukan oleh sang pelatih Alan Pardew.
"Dia sedang sesat. Saya tahu dia masih emosional saat ini, dia terikat dengan klub ini karena dia pemain lokal. "Tapi kami memastikan tidak memaksanya pergi.
(rin/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads