'Tottenham Sulit Finis Empat Besar'

'Tottenham Sulit Finis Empat Besar'

- Sepakbola
Rabu, 02 Feb 2011 18:40 WIB
Tottenham Sulit Finis Empat Besar
London - Harry Redknapp risau setelah Tottenham Hotspur gagal mendapatkan sejumlah pemain buruannya di bursa musim dingin. Situasi ini dinilai akan membuat Spurs sulit mengulang sukses finis di empat besar.

Spurs yang kini menduduki urutan kelima klasemen Liga Inggris cuma berhasil satu pemain dengan nama besar yakni Steven Pienaar yang didatangkan dari Everton. Kecuali Manchester United dan Arsenal yang cukup pasif di bursa, tiga rivalnya lainnya berhasil menambah kekuatannya.

Liverpool, meski ada di dua posisi di bawah Spurs, tetap tidak dapat dicoret dari persaingan gelar. Apalagi The Reds baru saja kedatangan duo striker Luis Suarez dan Andy Carroll, yang sebenarnya juga diincar Spurs.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lain kubu, Chelsea berupaya keras membenahi skuadnya setelah sempat mengalami periode buruk. Dana nyaris Rp 1 triliun dikucurkan demi menggaet Fernando Torres dan defender berbakat dari Benfica, David Luiz. Sementara itu Manchester City telah mengeluarkan dana besar untuk mendaratkan Edin Dzeko dari Wolfsburg.

Upaya Spurs untuk menambah amunisi berakhir dengan kegagalan. Beberapa pemain incarannya seperti di antaranya Diego Forlan dari Atletico Madrid dan pemain cemerlang Blackpool, Charlie Adam.

"Tugas kami kini lebih berat, tentunya," ungkap Redknapp di Sky Sports. "Di awal musim, saya merasa titel juara dapat diraih. Ini akan sulit karena tim-tim lain telah memperkuat skuadnya.

"Anda bisa melihat Chelsea sekarang dan berpikir mereka mampu memenangi kompetisi. Dan Liverpool masih merupakan pesaing untuk posisi empat besar. Carroll punya bakat besar. Dia bertubuh besar, striker tengah yang akan bagus untuk klub.

Walau begitu, bukan berarti Spurs sama sekali tidak memiliki peluang. Redknapp meyakini finis di posisi empat besar masih terbuka kendati sulit.

"Kami harus terus berusaha. Ini akan sulit tapi bukan hal yang mustahil," tuntas pelatih yang dijuluki Houdini itu.

(rin/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads