Seperti sudah ramai diberitakan, Toure gagal lolos dari tes doping usai membela Manchester City menghadapi Manchester United bulan lalu. Akibatnya, status Toure pun dibekukan oleh City.
Mantan bos Toure di Arsenal, Arsene Wenger, sudah melontarkan pembelaan. Menurut Wenger, Toure gagal dalam tes karena ia menggunakan obat diet yang aslinya milik istrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir kita semua tahu betapa bodohnya hal itu, itu kesalahan. Saya pikir dia tidak melakukannya untuk menaikkan performa," yakin Drogba seperti yang dilansir SkySports.
"Saya pikir itu cuma sebuah kesalahan dan kami merasa prihatin buatnya. Dia mendapat dukungan kami semua, dan itu hal maksimal yang bisa kami berikan," imbuh kapten timnas Pantai Gading itu.
Drogba menyuarakan kecemasannya bahwa Toure akan diskorsing dari pertandingan manapun. Bila itu terjadi, maka kehilangan bek 29 tahun itu akan sangat merugikan The Elephants.
"Kalau dia diskors, ini akan jadi situasi yang sulit buat kami karena dia adalah salah satu pemain terpenting, salah satu yang paling senior dan salah satu yang paling berpengalaman," tegas Drogba.
(arp/roz)











































