Dalam laga menghadapi West Ham akhir pekan kemarin, Rooney terlihat mengucapkan kata-kata kasar ke hadapan kamera usai mencetak gol. Tindakan pemain depan Manchester United itu membuat FA menjatuhkan dakwaan kepadanya. Striker timnas Inggris tersebut terancam hukuman skorsing dua pertandingan.
Tindakan Rooney ini mengundang dukungan dan kecaman. Dukungan datang misalkan dari ketua asosiasi pemain profesional. Sementara itu kecaman hadir dari direktur olahraga asosiasi olimpiade Britania Raya Sir Clive Woodward.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi Rooney di kandang West Ham tersebut menjadi topik yang hangat dibicarakan. Namun rekan satu tim Rooney, Rio Ferdinand, menilai bahwa sebenarnya masih banyak hal penting yang layak dibahas daripada Rooney.
"Wayne Rooney berteriak di TV, meski saya tidak membenarkan tindakannya, namun itu bukanlah hal yang layak dijadikan berita di halaman depan. Masih banyak hal-hal besar lain yang terjadi di dunia," ujar Ferdinand.
"Ada banyak hal penting terjadi di Libya dan Pantai Gading dan kita membicarakan Wayne Rooney di halaman depan suratkabar karena dia berteriak di depan kamera televisi," lanjut pemain berkebangsaan Inggris tersebut.
Lebih lanjut Ferdinand berharap agar publik menilai Rooney dari prestasi dia di lapangan hijau, dan bukan yang lain. "Kita harus mengikuti Rooney sebagai pesepakbola, bukannya mengadili dia atas hal-hal yang pernah dia lakukan."
"Saya tidak mengatakan bahwa Wayne tidak bersalah atas sejumlah kejadian yang pernah dia lakukan, namun terkadang karena statusnya sebagai pesepakbola maka reaksi yang datang kepadanya bisa melebihi batas," tutup bek 32 tahun itu.
(nar/din)











































