Peluang The Blues untuk mempertahankan gelar Premier League cukup tipis. Dengan tujuh laga tersisa, mereka wajib memangkas defisit 11 poin dari Manchester United yang bertakhta di puncak klasemen.
Bagaimana dengan Liga Champions? Lagi-lagi MU jadi batu ganjalan buat mereka. Kalah 0-1 pada leg pertama perempatfinal, Frank Lampard cs. harus mampu menaklukkan 'Setan Merah' di Old Trafford untuk lolos ke babak berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah lama ada tekanan kepada saya. Bagi saya, itu bukanlah hal buruk," ujarnya, dalam konferensi pers jelang duel kontra MU, seperti dikutip AFP.
"Tekanan membuat saya tetap fokus dan konsentrasi, memberi kemungkinan terbaik kepada para pemain saya untuk menunjukkan yang terbaik," urai bekas pelatih Juventus dan AC Milan ini.
"Saya fokus pada hal ini, saya menghadapi laga semacam ini dengan tekanan. Tapi ini bukan tekanan, ini kesenangan," sambung Ancelotti.
"Bisa terlibat dalam laga ini merupakan hal yang fantastis buat pekerjaan saya, buat karier saya."
"Jadi, saya tak takut dan saya tak mengkhawatirkannya. Saya senang terlibat dalam partai ini, memanfaatkan kemampuan dan skill saya agar para pemain mampu memberikan yang terbaik."
"Masa depan saya sudah ditentukan. Bukan hal yang penting saya harus bicara dengan Roman (Abramovich). Saat saya punya kontrak, semuanya sudah oke dengan dia," tuntas dia.
(mfi/din)










































