Bermain di Wembley Stadium, Sabtu (16/4/2011) malam WIB, City menjadi underdog mengingat MU tak terkalahkan dari rival sekotanya itu dalam empat pertemuan terakhirnya.
MU mendominasi sejak awal laga namun satu gol Yaya Toure di menit ke-52 merubah segalanya. The Red Devils pun kian bernafsu mencetak gol namun hingga 90 menit laga usai mereka tak mampu melakukan dan malah harus kehilangan Paul Scholes yang dikartu merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang. Saya sangat senangΒ dengan suporter kami. Mereka pantas mendapat hari seperti sore ini," sahut Mancini di Sky Sports.
"Kami tidak boleh melupakan jika masih ada laga lain. Hari ini kami hanya baru memenangi semifinal," tambahnya.
Soccernet mencatat MU membuat 12 tembakan dengan enam mengarah ke gawang. Sementara City punya 10 shot dengan dua mengarah ke gawang. 'Setan Merah' pun menguasai 56 berbanding 44 persen ball possesion.
"Mereka selalu bermain di laga seperti ini (semifinal). Bagi kami ini adalah pertama kalinya setelah waktu yang sangat lama," tutur Mancini terkait final pertama City dalam 30 terakhir."
"Mungkin kami sedikit cemas di 20-25 menit pertama. Namun di 10-15 menit terakhir kami mulai bermain lepas dan mulai menekan."
"Di babak kedua kami mendominasi permainan. Saya senang karena kami mempunyai semangat yang fantastis dan kami mengalahkan tim seperti Manchester United," lugasnya.
(mrp/nar)











































