Premier League merupakan satu-satunya kompetisi yang masih mungkin dimenangi oleh Chelsea. Mereka saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen sementara dan tertinggal delapan poin dari Manchester United yang bertengger di puncak.
Trofi Premier League kini jadi harapan Ancelotti untuk menyelamatkan posisinya. Dia tentu tak ingin bernasib seperti Claudio Ranieri atau Avram Grant, dua pelatih Chelsea terdahulu yang didepak karena mengakhiri musim tanpa mempersembahkan trofi untuk Roman Abramovich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kekalahan kami dari Manchester United (di perempatfinal Liga Champions), ini adalah respons yang bagus," ujar Kalou, kepada Daily Mail.
"Kami menunjukkan bahwa kami bertarung untuk diri kami, untuk tim, dan juga untuk manajer," tambah pemain Pantai Gading ini.
"Mudah saja menunjuk seseorang dan bilang ini salahnya. Pertandingan adalah soal skuad, dan semua orang harus memahaminya," sambung Kalou.
"Semua orang harus terlihat profesional, dan saat mereka turun ke lapangan mereka harus bertarung demi klub dan para fans yang sudah melakukan perjalanan jauh demi mendukung kami," imbuhnya.
"Sangat penting untuk menunjukkan respek kami kepada mereka dengan berjuang keras dan memberikan segalanya yang kami punya," pungkas dia.
(mfi/roz)











































