Semifinal Piala FA antara Manchester United kontra Manchester City yang dilangsungkan Sabtu (16/4/2011) malam WIB dinodai oleh keributan antar pemain.
Setelah wasit meniup peluit panjang, sejumlah pemain MU mencoba untuk menyerang striker Manchester City Mario Balotelli. Dilansir dari Sky Sports, pemicu kegaduhan ini adalah tindakan pemain berpaspor Italia tersebut yang melakukan perayaan di depan suporter The Red Devils.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat situasi sudah panas, Van der Sar tak ingin menambah buruk situasi. Ketika ditanya komentarnya mengenai hal tersebut, kiper asal Belanda itu memilih bersikap diplomatis dengan mengatakan, ia memilih untuk tidak membahasnya.
"Dia hanya berada di sisi stadion yang salah, padahal dia hanya ingin pergi berterimakasih kepada para suporternya," ujarnya di ESPN Star.
"Mungkin di Italia mereka melakukannya dengan cara berbeda. Saya lebih memilih untuk berbicara soal sepakbola. Itu lebih penting daripada membahas hal seperti ini."
Beda Van der Sar, beda pula Ferdinand. Setelah insiden tersebut bek internasional Inggris itu rupanya masih "panas". Dia pun memberikan beberapa kata untuk balotelli melalui akun Twitter-nya.
"Jika Anda mencetak gol, sedikit memprovokasi suporter lawan, saya masih bisa menerimanya. Tapi ketika peluit panjang sudah berbunyi, pergilah ke fans Anda sendiri, nikmati, bukannya malah memprovokasi pendukung lawan."
"Jika saya menyinggung siapa pun, saya meminta maaf, saya jelas tengah emosi," ucap Ferdinand meminta maaf.
(roz/mfi)











































