Lindegaard resmi didapatkan pada akhir tahun lalu dari Aalesund. Setelah sepanjang Desember berlatih bersama tim utama, penjaga gawang berusia 27 tahun itu baru diizinkan dimainkan setelah bursa transfer musim dingin dibuka. Sejak saat itu, baru dua kali ia tampil mengawal gawang 'Setan Merah'.
Kedua kesempatan itu didapatnya bukan di laga Premier League, melainkan di Piala FA. Yang pertama adalah ketika MU menundukkan Southampton di babak keempat, sementara yang berikutnya adalah ketika mengalahkan Crawley Town 1-0 di babak kelima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecewakah Lindegaard? Tidak. Ketika ditanya apakah dirinya akan menjadi "Si Nomor 1" untuk MU musim depan, ia memberikan paparan cukup panjang.
"Pertanyaannya lebih kompleks ketimbang menjawab ya atau tidak. Ada banyak faktor untuk menentukannya, tapi jelas, itu tujuan saya (menjadi kiper nomor satu, red)," ujarnya di ESPN Star.
"Saya tak memikirkan hal itu (kiper-kiper lain yang dikaitkan dengan MU). Itu bukan wewenang saya dan saya tak bisa berkomentar apa-apa soal itu."
"Yang bisa saya lakukan adalah menunjukkan kemampuan saya dan membuktikan kepada semua orang bahwa saya bisa menjadi kiper utama," tekadnya.
MU membutuhkan kiper utama setelah Edwin Van der Sar memutuskan pensiun di akhir musim ini. Mengingat peran kiper berusia 40 tahun itu cukup krusial, MU tentunya membutuhkan pengganti yang sepadan dengannya.
(roz/din)










































