Di usianya yang telah menginjak angka 40, Van der Sar masih tetap jadi andalan utama MU di bawah mistar. Bukan tanpa alasan, penampilannya sebagai pertahanan terakhir memang masih mengundang decak kagum.
Sepanjang berkecimpung di dunia sepakbola profesional, si kiper Belanda juga sudah meraih sederet sukses baik di tingkat klub, internasional ataupun individual. Sebut saja titel Kiper Terbaik Eropa tiga tahun beruntun (2008-2010), misalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tidak mungkin kelihaiannya di bawah mistar ikut disebabkan adalah keinginan kerasnya untuk terus menimba ilmu mempelajari hal-hal baru.
"Bukan hanya di dalam pertandingan, di latihan sekali pun Anda selalu belajar sesuatu," aku Van der Sar di Sporting Life.
"Itu sangat penting karena setiap kali Anda melangkah ke lapangan, Anda dituntut untuk selalu siap siaga setiap saat menghadapi segala kemungkinan," lanjutnya.
Di pengujung karirnya, Van der Sar si kiper "siap siaga" akan berusaha mempersembahkan gelar juara Liga Primer Inggris dan Liga Champions.
(krs/krs)











































