Dalglish kembali duduk di kursi manajer setelah Liverpool berpisah jalan dengan Roy Hodgson yang gagal membawa klub tampil bagus musim ini. Awalnya status pria berjuluk King Kenny itu hanya sebatas caretaker.
Perlahan-lahan Dalglish pun mampu mengangkat performa serta moril skuad. Permintaan untuk segera mempermanenkan statusnya pun bermunculan. Harapan tersebut akhirnya terjadi pada Kamis (12/5/2011) setelah Dalglish membubuhkan tanda tangan pada kontrak berdurasi tiga tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia punya kemampuan untuk menarik kemampuan terbaik dari setiap orang yang berkaitan dengan klub."
"Sangat jelas bagi kami bahwa atmosfer yang mengelilingi klub telah berubah sejak kehadirannya. Tak ada orang lain lagi yang bisa memunculkan reaksi seperti itu."
"Oleh karena itu, saya senang kami sudah menyetujui kontrak baru. Kami tak butuh dan tak ingin mencari orang lain yang tepat untuk menangani tim ini," tukas Henry.
Dalglish, 60 tahun, adalah manajer ketika Liverpool terakhir kali menjadi juara Liga Inggris pada 1990. Dua gelar Liga Inggris lainnya, ia persembahkan untuk The Reds pada 1985/86 dan 1987/88.
Setelah tiga gelar juara tersebut, ia juga pernah menjadi juara liga lagi ketika menangani Blackburn Rovers pada 1994/1995.
(roz/mfi)











































