Paul Scholes memang sudah terbilang uzur sebagai pesepakbola. Namun gelandang 36 tahun ini membuktikan dirinya masih bisa berkontribusi. Bahkan tak jarang pemain berjuluk The Ginger Prince itu berhasil menggusur pemain yang diproyeksikan jadi suksesor-nya seperti Darron Gibson.
Masuk ke tim senior MU sejak tahun 1994, Scholes menyumbangkan 24 gelar juara kepada tim "Setan Merah" termasuk di antaranya sepuluh kali juara Premier League, dua kali Liga Champions, satu kali juara Piala Interkontinental dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan untuk melihat Scholes tidak gantung sepatu juga diungkapkan Gary Neville. "Kini saya menyaksikan Paul bermain, posisi saya sebagai fans dia. Secara pribadi saya ingin melihat dia terus bermain selamanya, karena ia menyajikan permainan yang enak untuk dilihat," tandas eks kapten MU tersebut di Four Four Two.
"Jika Anda melihat Paul bermain dan membandingkan dengan performa saya di bulan-bulan terakhir sebagai pesepakbola, maka Anda akan melihat perbedaan yang cukup besar. Setelah melihat dia bermain, saya berharap dia akan terus bermain."
Meski begitu Neville mengatakan bakal menghormati apa pun keputusan Scholes nantinya. "Manajer akan berbicara dengan dia, namun saya yakin bahwa dia (Scholes) akan mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya dan juga keluarganya," lugas pria berkebangsaan Inggris tersebut.
"Paul paham apa yang harus dia lakukan. Dia memiliki pengelaman, dia paham tentang kondisi dirinya dan tahu apa yang dia rasakan secara fisik dan mental."
"Paul memiliki keputusannnya sendiri. Dia tak akan terpengaruh dengan apa yang saya katakan," pungkas dia.
(nar/rin)











































