Di musim lalu, MU berhasil meraih gelar ke-19 yang membuat mereka kini resmi menyandang klub terbesar di sepakbola Inggris. Jumlah itu melampaui rekor gelar terbanyak yang dipegang Liverpool sejak 20 tahun.
Meski juara namun tak sedikit yang mengatakan bahwa MU memang tak setangguh skuad-skuad juara yang sebelumnya. Anggapan itu agaknya tidak dapat disalahkan melihat performa Wayne Rooney dkk. yang tidak terlalu mendominasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi catatan itu kontras jika dibandingkan performa mereka ketika bermain di markas lawan. Dalam 19 kali lawatannya, The Red Devils cuma 10 kali seri, empat kali kalah dan cuma kali meraih angka penuh.
Patrice Evra menyerukan skuadnya supaya meningkatkan penampilan di laga tandangnya. Dengan begitu, jalan menuju gelar ke-20 niscaya akan lebih mudah.
"Masalah kami adalah performa tandang. Aku sungguh tidak mengerti kenapa kami tidak dapat menang lebih banyak dari laga di luar Old Trafford," ucap dia di Mirror.
"Bayangkan saja jika kami bisa mulai menang di laga tandang, kami bisa memenangi liga dengan selisih 15 angka. Kami harus mencari solusi dengan penampilan tandang kami."
"Seperti yang aku katakan, aku tidak tahu kenapa hal ini bisa terjadi di musim ini tapi tahun depan kami memastikan ini akan berubah," tandasnya.
Keberhasilan dalam meraih gelar ke-19 diakui Evra terasa amat spesial buatnya. Ia yakin MU mampu meraih lebih banyak titel lagi di masa depan.
"Setiap saat kami pergi ke restoran atau berjalan-jalan fans ingin membicarakan soal ini. Tapi kami belum selesai sampai disini. Ini cuma awalnya," imbuh bek Prancis itu.
"Aku tahu Manchester United bisa memenangi lebih banyak titel lagi dan kami harus terus mengusahakan itu. Apa yang terjadi adalah pencapaian hebat tapi kami punya pemain berkualitas untuk memenangi lebih dari 19 titel," pungkasnya.
(rin/din)










































