Pilih Villas-Boas, The Blues Ambil Risiko

Pilih Villas-Boas, The Blues Ambil Risiko

- Sepakbola
Selasa, 21 Jun 2011 19:30 WIB
Pilih Villas-Boas, The Blues Ambil Risiko
London - Keraguan mengenai kemampuan Andre Villas-Boas dalam menangani Chelsea kembali muncul. Sebabnya, manajer asal Portugal itu belum memiliki pengalaman di level tertinggi.

Setelah gagal mendatangkan Guus Hiddink, Chelsea kini merapat kepada Villas-Boas yang kini masih menangani Porto.

Bahkan kencang diberitakan kalau kubu The Blues akan mengumumkan penunjukkan Villas-Boas dalam waktu dekat setelah yang bersangkutan resmi mengundurkan diri sebagai manajer Os Dragoes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun usianya masih 33 tahun -- setara dengan Frank Lampard dan Didier Drogba -- namun Villas-Boas telah mengukir prestasi cukup gemilang dalam mengawal Radamel Falcao dkk.

Di musim debutnya, pemilik nama lengkap Luis Andre de Pina Cabral e Villas-Boas itu sukses mengantarkan Porto menjuarai Liga Portugal, Piala Portugal dan Liga Europa.

Senada dengan Micky Hazard, Jason Cundy merasa Villas-Boas bukan sosok yang tepat buat Chelsea. Villas-Boas masih minim pengalaman di level tertinggi padahal itu yang dibutuhkan "Si Biru" dalam ambisinya merengkuh gelar juara Liga Champions.

"Sungguh menarik pada satu sisi bahwa mereka punya manajer yang akan didatangkan, tapi fans Chelsea harus waspada karena dia belum punya pengalaman di level paling tinggi dengan Porto," sahut mantan pemain Chelsea itu kepada TalkSport.

"Akan menarik dilihat apa yang sudah ia lakukan dengan Porto di Liga Champions tapi dia sekarang terlempar jauh di Chelsea dan ada risiko besar, besar sekali terkait hal ini," imbuh dia.

"Dia belum berpengalaman sebagai manajer, dia baru setahun melatih. Kami tidak membicarakan manajer yang cuma akan menangani tim selama semusim saja."

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich terkenal gampang memecat pelatih yang sudah dianggapnya gagal. Mengenai Villas-Boas, Cundy berharap Abramovich bakal memberinya waktu untuk berkembang.

"Mari berharap Abramovich memberinya waktu berkembang. Dengan skuad yang akan diwarisi, dia tentunya akan memiliki masalah yang sama dengan yang dimiliki Carlo Ancelotti," imbuh mantan pemain Chelsea kurun waktu 1988-1992 itu.

"Chelsea sangat butuh pemain tengah kreatif oleh karenanya Luka Modric menjadi pemain incaran nomor satu. Masalah mereka adalah bagaimana menata pertahanan dengan banyaknya pemain bertahan," demikian Cundy.


(rin/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads