Kemarin, Villas-Boas ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea, mengisi tempat yang ditinggalkan Carlo Ancelotti yang dipecat setelah berakhirnya musim lalu.
Kehadiran Villas-Boas di Chelsea membuat publik ingat dengan Mourinho, yang juga datang ke Stamford Bridge usai membukukan sukses saat melatih FC Porto di Liga Portugal dan pentas antar-klub Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bisakah Villas-Boas menyamai atau bahkan melebihi pencapaian Mourinho? Menurut mantan pemain Inter, Olivier Dacourt, Villas-Boas punya potensi untuk itu.
"Andre bisa menjadi manajer yang lebih baik ketimbang Mourinho. Di masa lalu, kita sudah sering melihat murid yang melebihi gurunya dan ini bisa terjadi kepada Villas-Boas di Chelsea," kata Dacout kepada BBC Sport.
Saat bermain di Inter rentang 2008-2009, Dacourt merasakan racikan Mourinho yang saat itu diasisteni oleh Villas-Boas. Pemain Prancis itu pun relatif mengenal gaya keduanya.
"Dia (Villas-Boas) banyak belajar dari Mourinho tapi dia sangat berbeda. Dia lebih manusiawi," komentar Dacourt.
Villas-Boas tidak cuma menyerap hal-hal positif dari Mourinho, tetapi juga mengidentifikasi hal-hal negatif yang diyakini Dacourt tidak akan diulangi oleh pria 33 tahun itu.
"Dari apa yang saya lihat, Villas-Boas mengambil yang terbaik dari Mourinho dan melengkapinya. Dia juga belajar beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan Mourinho. Itulah kenapa saya pikir dia bisa lebih baik dari Mourinho," simpul Dacourt.
(arp/mfi)











































