Setelah memutuskan kontraknya bersama Porto, Villas-Boas lantas ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea, mengisi posisi yang ditinggalkan Carlo Ancelotti di akhir musim lalu.
Dengan usia yang masih 33 tahun "plus" minim pengalaman di level tertinggi tak sedikit yang memprediksi bahwa Villas-Boas bakal gagal dalam menangani Frank Lampard dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pelatih berhasil meraih sukses di usia muda. Tanpa pengalaman, Villas-Boas berhasil mengantarkan Porto meraih empat gelar; Liga Portugal, Piala Portugal, Piala Super Portugal dan Liga Europa di musim debutnya.
Sementara Guardiola lebih dahsyat lagi. Di musim perdananya melatih Barca, entrenador yang akrab disapa Pep itu langsung menghadirkan enam gelar buat Lionel Messi dkk.
"Dia (Villas-Boas) adalah orang yang baik, dia pintar dan kepribadiannya menyenangkan. Apakah dia punya pengalaman? Tidak. Tapi otoritas? Waktu yang akan berbicara," ungkap Grant di The Sun.
"Saya tahu dia muda tapi lihat lah Pep Guardiola juga masih muda saat dia melatih Barcelona, tanpa pengalaman tapi dia mampu sukses besar," sambung pria asal Israel itu.
"Sepakbola adalah permainan dengan hasil, pengalaman penting tapi yang lebih penting adalah kualitas dan otoritas untuk membawa tim dan memajukannya. Saya melihat Porto dan bagaimana sikap para pemainnya, mereka menyukai Villas-Boas dan dia punya otoritas, jadi dia juga bisa melakukannya di sini (Chelsea)," demikian Grant.
(rin/arp)











































