Saat sedang berada di kampung halamannya untuk membela timnas Argentina di Copa America, Tevez melontarkan keinginan agar bisa meninggalkan City.
Tujuh bulan lalu, hal serupa pernah dilontarkan Tevez. Tetapi saat itu ia urung meninggalkan The Citizens setelah sukses dibujuk Manajer City Roberto Mancini dan sang pemilik Sheikh Mansour. Namun, dengan Tevez kini berada di Argentina hal serupa niscaya tak lagi mudah dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia menempatkan kepentingan keluarganya terlebih dulu. Ia selalu merindukan kedua putrinya, tapi setelah ia kini sudah bersama dengan ibu kedua putrinya itu, ia tidak ingin merusak hubungan itu atau membahayakan hubungan itu," ungkap seorang rekan dekat Tevez kepada Press Association Sport yang dikutip Sporting Life.
Rekan yang sama lantas mengisyaratkan, keputusan Tevez untuk angkat kaki dari City sepertinya sudah lebih bulat ketimbang sebelum-sebelumnya. Boleh jadi ia akan memilih hijrah ke Italia atau Spanyol yang memiliki budaya lebih mirip dengan Argentina ketimbang Inggris.
"Orang bilang dari Buenos Aires ke Manchester tidak lebih jauh daripada ke Italia atau Spanyol, tapi ini lebih kepada menyatu dengan komunitasnya, atau dalam hal itu, bahasanya."
"Carlos terikat sebuah kontrak luar biasa dengan Manchester City dan ia sangat menghargai klubnya. Tapi ini adalah sesuatu yang ia rasakan harus terjadi demi kepentingan seluruh keluarganya," beber rekan Tevez itu.
(krs/nar)










































