Dengan melihat jumlah kekalahan dan hasil imbang yang dialami oleh empat tim teratas di Premier League musim lalu, pendapat Chicharito bisa dipahami. Manchester United sendiri menelan empat kekalahan dan 11 hasil imbang musim lalu.
Chelsea, yang menjadi runner-up juga sama inkonsistennya. Pasukan biru dari London itu menelan sembilan kekalahan dan delapan hasil imbang. Sama seperti jumlah kekalahan-hasil imbang yang dialami Manchester City, si penghuni posisi tiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka disebut tim kecil karena mereka tak punya sejarah yang sama seperti tim lainnya. Tapi, saya cepat menyadari bahwa setiap tim di Premier League sama sulitnya seperti Chelsea atau Arsenal."
"Hanya dengan bermain di dalamnya baru saya sadar bahwa ini adalah liga terbaik di dunia. Saya sudah pernah berpikir demikian, tapi rasanya tak sama dengan melihatnya di televisi," tandasnya.
Chicharito sendiri menjalani musim perdana yang relatif mengesankan. Ia tampil sebanyak 27 kali di Premier League dan menorehkan 13 gol. Secara keseluruhan, 'Si Kacang Polong Kecil' bermain di 45 laga dan mencetak 20 gol.
(roz/mrp)











































