Wenger menjadi sasaran kritik karena Arsenal sudah kering gelar sejak 2005. Wenger dianggap terlalu percaya kepada pemain muda dan alpa untuk memperkuat pondasi tim.
Ini berbeda di zaman Henry tengah berada di masa jaya. Kombinasi pemain-pemain seperti Henry dan Patrick Vieira, ditambah pilar senior semacam Tony Adams, membuat Arsenal disegani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu dia belakangan ini mengalami masa-masa sulit. Tapi saya berharap mereka bisa mengubah situasi tahun ini," tambah Henry yang meninggalkan Arsenal untuk hijrah ke Barcelona tahun 2007.
Henry juga menolak anggapan bahwa kesuksesan Arsenal di masa lalu adalah semata berkat keberadaan dirinya, atau Vieira, atau Adams.
"Di manapun Anda bermain, itu adalah usaha tim. Di zaman saya, kami bersenang-senang. Itu bukanlah atas jasa satu, dua, tiga, empat, lima, enam atau tujuh pemain. Itu adalah usaha tim," tuntas striker 33 tahun itu.
(arp/arp)











































