Barton Mengaku Dipaksa Pergi oleh Newcastle

Barton Mengaku Dipaksa Pergi oleh Newcastle

- Sepakbola
Selasa, 02 Agu 2011 01:00 WIB
Barton Mengaku Dipaksa Pergi oleh Newcastle
Newcastle - Newcastle United siap melepas Joey Barton dengan status transfer bebas. Pemain yang bersangkutan mengaku kecewa dengan keputusan manajemen klub.

"Newcastle United mengonfirmasi bahwa Joey Barten telah masuk dalam daftar transfer kami pada hari ini (Senin 1/8/2011). Pemain telah diberitahu bahwa dia bisa meninggalkan klub dengan status bebas transfer," demikian keterangan di situs resmi klub berjuluk The Magpies.

Barton merespon pengumuman resmi dari Newcastle itu dengan mengatakan bahwa dia telah dipaksa untuk hengkang dari St.James Park. "Seseorang di eselon tinggi di NUFC telah memutuskan, saya jadi orang berstatus persona non grata," tulis dia di akun twitternya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya memang berstatus bebas, namun kehormatan yang pernah saya terima ketika mengenakan seragam hitam-putih melampaui segalanya. Satu hari nanti, manajemen mungkin akan menyadari pentingnya seragam ini. Kehormatan dan kebanggaan. Terima kasih atas dukungan Anda (suporter-red)."

Sebelum ini, hubungan antara Barton dengan manajemen klub memburuk. Ini menyusul kritik dari pemain 28 tahun itu kepada owner Mike Ashley dan direksi klub yang melepas Kevin Nolan ke West Ham.

Dikutip dari AFP pasca laga persahabatan melawan Leeds United akhir pekan kemarin, Barton menuliskan protes-nya kepada manajemen via akun twitter miliknya. Barton ikut mendukung aksi serupa yang sebelumnya dilakukan oleh bek Jose Enrique.

"Jika kami sebagai pemain bisa memberitahu kepada fans seperti apa keadaan sebenarnya tanpa ada ancaman denda dari mereka, maka akan ada waktu untuk mengatakannya. Jika tindakan ini tak akan mempengaruhi moral tim dan menimbulkan friksi di dalam ruang ganti, maka saya yakin komentar Jose merupakan puncak dari gunung es," lugas eks pemain Manchester City itu.

(nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads