Scholes Mengenang Beberapa Momen dalam Kariernya

Scholes Mengenang Beberapa Momen dalam Kariernya

- Sepakbola
Jumat, 05 Agu 2011 08:11 WIB
Scholes Mengenang Beberapa Momen dalam Kariernya
Manchester - Paul Scholes menjawab beberapa pertanyaan jelang pertandingan testimonialnya. Ada beberapa momen yang dikenangnya, termasuk debut dan gol terbaik sepanjang kariernya.

Scholes yang memilih untuk gantung sepatu usai musim 2010/2011 berakhir mengawali petualangannya bersama Manchester United pada Piala Liga tahun 1994. Kala itu MU bertanding menghadapi Port Vale dan menang 2-1. Scholes mencetak dua gol pada pertandingan itu.

"Rasanya brilian bisa melakukan debut. Itu adalah sesuatu yang diinginkan pemain muda yang melewati 'Tim A' dan 'Tim B', seperti halnya tim reserve. Saya cukup beruntung mendapatkan kesempatan dan pada malam itu saya berhasil memanfaatkannya," kenangnya kala diwawancarai oleh MUTV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak ada banyak tekanan karena ada delapan atau sembilan pemain muda di dalam tim ketika itu. Seingat saya, hanya Brian McClair satu-satunya pemain senior yang bermain, jadi mungkin hanya ada sedikit tekanan ketika itu dan jelas kami semua sangat gugup," lanjutnya.

Di antara total 150 gol yang sudah dicetaknya selama membela 'Setan Merah' ada satu gol yang dianggap sebagai gol terbaik sepanjang kariernya, yakni kala ia melepaskan tembakan keras merobek jala Aston Villa pada tahun 2006.

Menyambut bola muntah hasil tendangan penjuru, Scholes yang berada di luar kotak penalti dengan tenang melepaskan sebuah sepakan voli dengan kaki kanan. Bola melengkung sebelum akhirnya membentur mistar gawang dan akhirnya masuk ke dalam jala The Villans.

Scholes pun mengakui jika itu adalah gol terbaik yang pernah dibuatnya. "Ya, bisa jadi itu adalah gol terbaik saya sekaligus yang tersulit karena bolanya berada agak tinggi," ucapnya.

"Jadi, saya harus menghampirinya dan menyepaknya dengan tendangan voli. Itu lebih halus ketimbang yang terjadi setelahnya. Saya mengenai bola dengan sempurna. Saya tak main-main melakukannya dan benar-benar menghempaskannya. Bola masuk dengan cepat dan itu menjadi gol yang sempurna," jabarnya.

Selain gol tersebut, ada dua gol lain yang juga dikenangnya. Satu ia lesakkan ke gawang Inter Milan di perempatfinal Liga Champions tahun 1999, sementara yang lain ia ciptakan ke gawang Barcelona pada semifinal Liga Champions 2008. Gol yang disebut terakhir juga diciptakan dengan trademark miliknya: tendangan jarak jauh.

Laga testimonial untuknya akan berlangsung di Old Trafford pada hari Jumat (5/8/2011) waktu setempat. MU akan bertanding melawan New York Cosmos pada laga tersebut


(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads