De Gea memang tidak disebut bermain jelek oleh Sir Alex. Namun, manajer asal Skotlandia itu mengatakan, kebobolan satu gol dari West Bromwich bisa menjadi pelajaran bagus untuknya.
Bagi De Gea, itu adalah gol ketiga yang masuk ke dalam gawangnya dalam dua laga terakhir. Sebelumnya, ia kebobolan dua gol kala menghadapi Manchester City di Community Shield.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sir Alex mengungkapkan bahwa legenda asal Denmark itu juga canggung kala pertama kali mengawal gawang MU. Tapi, lihat apa jadinya The Great Dane selama delapan tahun memperkuat MU? Hebat dan banyak gelar.
"Schmeichel juga sama ketika dia baru datang," ungkap Sir Alex di situs resmi klub.
"Pertandingan tandang melawan Wimbledon di hari Rabu adalah pertandingan tandang pertamanya. Dia mendapatkan waktu-waktu yang menyiksa di sana."
"Lalu, pada pertandingan kandang di hari Sabtu berikutnya melawan Leeds, dia kebobolan gol yang sangat buruk. Tapi, Peter berhasil bangkit dan maju menjadi kiper terhebat sepanjang sejarah," tukas manajer asal Skotlandia ini.
Sir Alex jelas tak asal memuji. De Gea punya kemampuan bagus dalam soal refleks, namun masih kerap gugup dalam mengawal gawang. Perbandingannya dengan Schmeichel pun bukan sekadar membanding-bandingkan, tetapi juga supaya sang kiper muda banyak mengambil pelajaran dari pengalaman.
(roz/din)











































