Saat masih dalam penguasaan pemilik sebelumnya (sebelum dimiliki duet Bernie Ecclestone dan Flavio Briatore), QPR berutang sebesar 750 ribu poundsterling (Rp 10,4 miliar) kepada Dunga. Kejadian ini berlangsung tahun 2006.
Lima tahun berlalu dan QPR sudah memiliki penguasa baru yang mapan secara finansial, tetapi utang kepada Dunga itu belum dilunasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat kecewa kepada pemilik baru mereka, mereka sangat kaya, tetapi mereka menolak untuk membayarnya," imbuh sosok pelatih Brasil di Piala Dunia 2010 itu.
Kini, Dunga meminta agar pengacaranya mengurus perkara itu dan bila negosiasi tidak berjalan baik bukan tidak mungkin kasus ini akan dibawa ke pengadilan.
"Saya sangat percaya kepada sistem pengadilan di Inggris dan saya percaya pengadilan akan mengembalikan uang yang saya pinjamkan," tegas Dunga.
(arp/krs)











































