Setelah ditinggalkan Cesc Fabregas yang hengkang ke Barcelona, Wenger kembali harus menyaksikan salah satu pemain andalannya pergi. Dia adalah Samir Nasri. Arsenal dan Manchester City sudah mencapai kesepakatan soal transfer pemain asal Prancis itu pada Selasa (23/8/2011) malam WIB.
Pemain bernomor punggung delapan itu pergi ketika tim "Gudang Peluru" dinantikan sejumlah laga penting pada pekan ini yakni melawan Udinese di play-off Liga Champions dan Manchester United di ajang Premier League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Wenger lebih mementingkan pemain yang berkonsentrasi penuh pada sepakbola, dan tidak terpecah kepada hal-hal lain seperti masalah transfer.
"Secara keseluruhan Anda menganggap pemain yang tidak bermain tengah berpikir bahwa mereka akan pergi besok pagi -- itu kondisi yang tidak ideal. Jadi kami ingin pemain yang memiliki komitmen penuh untuk target jangka panjang kami."
Wenger menegaskan bahwa dirinya cukup berpengalaman untuk menghadapi tekanan yang makin mendera Arsenal, selepas kepergian dua pemain andalannya tersebut.
"Saya ingin memenangi setiap pertandingan bersama Arsenal Football Club. Tekanan-tekanan yang ada tercipta akibat lingkungan yang ada, namun saya cukup berpengalaman untuk bisa mengatasinya," lugas manajer Arsenal sejak 1996 itu di Reuters.
"Saya paham apa yang harus saya lakukan dan itulah yang akan saya coba. Saya memiliki keyakinan penuh bagi tim dan pemain yang saya miliki dan kami memiliki kesempatan luar biasa untuk menunjukkan kami bisa berjuang bersama klub ini," tuntasnya.
(nar/din)











































