Setelah menelan dua kekalahan dan meraih satu hasil imbang di tiga laga perdana, Arsenal akhirnya meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Swansea. The Gunners menang berkat gol semata wayang Andrei Arshavin.
Tapi, segera setelah mencetak gol, Arsenal malah bermain terlalu berhati-hati. Wenger mencatat, para pemainnya malah sering memberikan bola kepada kiper. Padahal mereka tak biasanya melakukan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami seperti bermain dengan rem tangan dan begitu terbatasi di babak kedua. Tidak biasanya kami mengoper bola kepada kiper kami ketika kami sudah berada di tengah lapangan."
"Anda bisa lihat di babak kedua bahwa kami hanya ingin melewati setengah lapangan dan tidak berbuat kesalahan," tukas Wenger.
Persoalan mengenai kepercayaan diri ini sepertinya menjadi PR terbaru untuk Wenger. Ia sendiri mengakui bahwa Swansea cukup menyulitkan timnya dengan gaya permainan cepat di sayap.
(roz/din)











































