Arsenal saat ini menghuni posisi ke-17 klasemen sementara atau satu strip di atas zona degradasi. Mereka cuma mampu mengumpulkan empat poin dari lima pertandingan.
Dari lima laga yang sudah dilakoni, gawang 'Meriam London' sudah jebol 14 kali. Hal ini membuat mereka jadi klub yang paling banyak kebobolan di antara 20 klub perserta Liga Primer Inggris. Lini belakang Arsenal bahkan lebih buruk daripada West Bromwich Albion yang menghuni dasar klasemen tapi cuma kebobolan delapan kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini harus lebih baik, saya tidak berpikir itu bisa jauh lebih buruk," seru Graham kepada BBC Radio Five Live yang dikutip Daily Mail.
Pada bursa transfer musim panas ini, Arsenal sebenarnya mendapatkan dua tenaga baru di lini belakang, yakni Per Mertesacker dan Andre Santos. Tapi, karena dua pemain itu baru bergabung pada hari terakhir bursa transfer, mereka pun belum punya cukup banyak waktu untuk beradaptasi.
"Saya pikir mereka agak terlambat untuk mendatangkan pemain-pemain beru. Dua pekan sudah berlalu dan dia (Wenger) tak punya waktu untuk bekerja dengan pemain-pemain baru," tambah Graham.
"Khususnya di lini pertahanan. Dia mendatangkan satu bek kiri baru, satu bek tengah baru. Mereka sudah tak punya waktu untuk bekerja dengan keempat bek," lanjutnya.
"Sudah jadi rahasia umum kalau mereka harus membenahi pertahanan. Permainan menyerang mereka masih yang terbaik di liga, bahkan saat menghadapi Blackburn permainan mereka fantastis. Tapi, lagi-lagi masalah klasik di lini belakang membuat mereka kalah 3-4," paparnya.
(mfi/din)











































