Musim panas ini 'Si Biru' kabarnya sudah mengajukan tiga tawaran untuk Modric. Ketiganya mengalami nasib sama: ditolak Spurs.
Pada akhirnya, Chelsea mengaku takkan lagi berusaha mengejar Modric terlebih setelah mendapatkan Raul Meireles dari Liverpool menjelang penutupan bursa transfer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, dengan kekuasaan lebih berada di tangan pemain, Anda tidak mungkin bisa menghentikannya. Jika Luka Modric, atau siapapun, ingin meninggalkan klub maka ia (pada akhirnya benar-benar) akan pergi," nilai Ardiles di ESPN F1.
Modric dikabarkan sempat uring-uringan usai gagal pindah ke Chelsea. Tetapi akhir pekan lalu ia sepertinya sudah kembali ke penampilan terbaik saat membantu Spurs menggulung Liverpool 4-0.
"Ia adalah pemuda yang sangat luar biasa. Tentu saja ia terpengaruh saat tiba-tiba ada peluang mendapat uang lebih banyak, tampil di Liga Champions. Tidak manusiawi jika Anda tak terpengaruh setelah itu. Namun, ia sadar (transfer) itu takkan terjadi saat ini."
"Jadi untuknya bulan-bulan sebelum Januari akan sangat krusial. Saya pikir ia akan mengeluarkan seluruh kemampuan dan kami akan diuntungkan karenya. Dan, tentu saja, ia juga diuntungkan karena ia mungkin bisa mendapatkan transfer itu di bulan Januari atau mungkin Juli," simpul Ardiles.
Analisis Ardiles itu boleh jadi sudah terbaca juga oleh kubu Spurs yang telah bersiap menyodorkan perpanjangan kontrak untuk Modric.
(krs/mrp)











































