sepakbola

VdV Bersyukur Tak Jadi Lawan Bale

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

VdV Bersyukur Tak Jadi Lawan Bale


- detikSepakbola

London - Winger Tottenham Hotspur, Gareth Bale memiliki kecepatan yang luar biasa dan kerap merepotkan barisan pertahanan lawan. Rafael Van der Vaart menilai kalau rekan se-timnya itu sangat sulit dihentikan.

Tak bisa disangkal kalau Bale adalah salah satu pemain sayap terbaik di Premier League. Tusukannya dari kiri lapangan sering membuat bek-bek lawan kewalahan dan terpaksa melakukan banyak pelanggaran untuk menghentikannya.

Bek Wigan Athletic, Steve Gohouri menjadi "korban" sepak terjang Bale saat menjamu Spurs, akhir pekan lalu. Gohouri dikeluarkan dari permainan usai menerima dua kartu kuning akibat beberapa kali melanggar winger internasional Wales itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepekan sebelumnya ketika Spurs melumat Liverpool 4-0 di White Hart Lane, lagi-lagi Bale memaksa seorang Martin Skrtel diusir karena dua kali menjatuhkannya.

Van der Vaart menyadari masalah yang dihadapi bek lawan saat menghadapi pesepakbola berusia 22 tahun itu. Pergerakan Bale memang sulit untuk diredam sehingga ia pun bersyukur Bale menjadi rekan se-timnya bukan lawannya.

"Bale hebat, sangat cepat dan kuat," sahut pemain internasional Belanda itu di The Sun yang dikutip Sky Sports. "Aku senang aku tidak harus menjaga dia. Aku sangat kasihan bagi pemain yang harus melakukan itu. Ada banyak kartu untuk pelanggaran terhadap Bale, tapi itu karena dia hampri mustahil dihentikan suatu waktu," puji Van der Vaart.

"Gareth berlari dengan luar biasa, dan semua yang bisa dilakukan pemain bertahan adalah mencoba untuk menendangnya atau menariknya hingga dia terjatuh.

"Kadang, ketika dia terjatuh anda berpikir kejadian itu akan membuatnya terluka parah hingga masuk rumah sakit. Tapi dia selalu bangkit lagi, dan itu yang membuat anda kagum akan Bale."

Senada Van der Vaart, manajer Tottenham, Harry Redknapp turut memuji Bale. Menurut dia, satu-satunya cara untuk meredam anak didiknya itu hanyalah mengeluarkan dia dari permainan.

"Beberapa mencoba untuk menghentikan Bale dengan hanya menjatuhkannya. Itu tidak berhasil. Apa yang bisa dilakukan wasit untuk menghentikannya? Terus saja memberikan kartu kuning atau merah.. Hanya itu caranya,' imbuh Redknapp.

Sejak musim 2009-10, penampilan Bale mulai bersinar seiring dengan keberhasilan Spurs finis keempat di klasemen akhir. Semusim berselang, Bale tampil sebanyak 42 kali dengan menyumbang 11 gol, menggondol trofi Pemain Terbaik Liga Inggris dan mengantar Spurs sampai perempatfinal Liga Champions.



(rin/krs)











Hide Ads