Berkat golnya ke gawang Olympiakos, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB, Oxlade-Chamberlain kini menggeser Walcott sebagai pemain termuda Inggris yang mencetak gol di Liga Champions.
Senang dengan torehan tersebut, pemain yang baru genap berusia 18 tahun pada 15 Agustus lalu itu mengaku berutang cukup besar kepada orang yang rekornya baru saja ia pecahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan aku sudah mencermati Theo karena saat ini aku bermain di posisi sayap kanan, dan aku hanya ingin banyak menimba ilmu dari penampilannya dan belajar dari apa yang ia lakukan," lanjutnya.
Pun begitu, Oxlade-Chamberlain sadar benar kalau pada akhirnya ia harus bersaing langsung dengan sang "mentor" untuk bisa tampil secara reguler untuk Arsenal.
"Aku tahu aku harus menggeser Theo untuk bisa masuk ke dalam tim. Sepakbola seperti itu kan? Di luar lapangan memang berteman, tapi di dalam lapangan semua bersaing untuk dapat tempat. Ini membuat skuad jadi lebih sehat."
"Takkan mudah buatku untuk mendapatkan posisi Theo atau siapapun di dalam tim, tapi aku siap menjalani tantangan itu dan aku akan terus bekerja keras setiap hari," seru Oxlade-Chamberlain.
(krs/rin)











































