Mancini datang ke Eastlands pada Desember 2009. Dia menggantikan manajer sebelumnya, Mark Hughes, yang dipecat.
Musim lalu, Mancini sukses mengantarkan City finis di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Bukan cuma itu, dia juga mempersembahkan trofi Piala FA untuk City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kontrak yang baru akan berakhir pada penghujung musim depan, Mancini mengaku masih betah di City dan berharap bisa lebih lama bertahan.
"Saya masih punya tahun ini dan setahun lain dalam kontrak saya. Saya tak ingin pergi," aku Mancini di Sky Sports.
"Saat klub menentukan kontrak dan, kalau mereka bahagia dan saya bahagia tinggal di sini, saya tak berpikir kami punya masalah," sambungnya.
"Penting buat setiap manajer untuk bekerja dengan baik dan mendapatkan hasil bagus untuk mengantarkan tim ke puncak," lanjut mantan pelatih Lazio dan Inter Milan ini.
"Kami bisa berkembang setiap tahun dan saya bahagia ada di sini. Saya punya hubungan baik dengan pemilik klub dan chairman, dan saya pikir penting bahwa kadua belah pihak merasa bahagia," paparnya.
"Kami sudah banyak berkembang dalam 18 bulan terakhir. Skuad juga sudah berkembang. Klub juga sama, tapi yang penting kami tak berhenti di sini," kata Mancini.
"Saya tidak bilang saya bisa punya kekuatan seseorang seperti (Sir Alex) Ferguson, tapi kalau manajer bisa tinggal di satu posisi selama tiga, empat, lima, atau enam tahun, maka akan lebih mudah. Kami harus terus berkembang karena untuk jadi tim kuat kami perlu tiga atau empat tahun," pungkas dia.
(mfi/krs)











































