Menjalani musim keduanya bersama City, Silva makin menegaskan perannya sebagai kreator permainan. Aksi-aksinya di lapangan tengah mengantar City kini bertengger di puncak klasemen sementara Premier League.
Tak banyak yang tahu kalau sebelum memutuskan menerima pinangan The Citizens, Silva ternyata juga sempat coba dibujuk Madrid dan Barcelona. Namun gelandang 25 tahun itu akhirnya memutuskan berkarir di Inggris, sikap yang tidak dia sesali dan bahkan mengaku betah di Manchester.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keluarga saya juga merasakan hal yang sama, kami bahagia. Orang-orang memperlakukan saya dengan baik dan saya sangat santai. Saya tinggal di wilayah yang tenang, kota kecil. Yang terpenting adalah tim. Kami bermain dengan baik dan kami jadi pemimpin," lanjut eks Valencia itu.
Soal kemampuannya beradaptasi dengan cepat dalam skuad Roberto Mancini dan gaya permainan Liga Inggris, Silva juga mengaku kaget. Adalah rekan-rekannya di tim yang disebut Silva membuat segalanya menjadi lebih mudah.
"Saya sebelumnya menduga kalau itu akan lebih sulit, tapi mereka membuatnya mudah untuk saya. Atmosfernya mengejutkan saya, kompetisi dan atmosfer yang santai dari hari ke hari adalah hal mendasar. Publik tak datang ke sesi latihan dan saat pertandingan mereka menaruh rasa hormat," tukas Silva.
(din/din)











































