Terry sudah membantah tudingan terkait hal tersebut, tetapi Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) tetap menyelidiki klaim tersebut. Pihak Metropolitan Police pun ikut terlibat setelah menerima laporan anonim.
Kasus dugaan rasisme ini sendiri muncul pasca pertandingan QPR versus Chelsea, Minggu (23/10/2011), yang berakhir dengan kekalahan The Blues. Di laga itu, Terry dituduh sudah melontarkan kalimat berbau rasisme ke Ferdinand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa hari terakhir sudah gila. Tapi aku menantikan partai hari Minggu (lawan Tottenham Hotspur) dan fokus sepenuhnya ke sepakbola. Orang yang mengenalku akan tahu apa yang terjadi, sepakbola selalu akan jadi prioritas pertamaku," ujarnya ke Daily Telegraph yang dilansir ESPN Soccernet.
"AKu ingin berterima kasih kepada pemain seperti Jason Roberts (dari Blackburn) atas dukungan yang mereka berikan kepadaku. Bukan hanya dari klub lain tapi juga rekan setimku di QPR. Mereka luar biasa. Memiliki rekan setim di sekelilingmu seperti yang aku rasakan adalah hal menyenangkan," papar Ferdinand.
Sebagai lanjutan penyelidikan, FA akan berbicara dengan Terry dan juga Ferdinand, yang notabene merupakan adik dari Rio Ferdinand dan sepupu dari Les Ferdinand--mantan penyerang timnas Inggris. Para pemain Chelsea dan QPR kabarnya juga akan dipanggil.
"Apakah ini sudah menjadi pekan tergila dalam hidupku? Ada situasi-situasi lain, tapi sudah pasti masuk jajaran itu. Tapi situasi semacam inilah yang membentuk dirimu," simpul Ferdinand.
(krs/rin)











































