Dua menit awal pertandingan Chelsea membuang dua peluang bikin gol. Yang pertama saat Fernando Torres gagal menceploskan bola saat tinggal berhadapan dengan Wojciech Szczesny usai dapat umpan dari Ashley Cole, sementara kesempatan lain digagalkan Djourou di tengah kotak penalti.
Arsenal tidak diam saja ditekan karena mereka kemudian juga membuang dua kesempatan. Di menit 11 Gervinho gagal mencetak gol meski tinggal berhadapan dengan Cech, tendangannya melenceng di tiang jauh. Sementara dari dalam kotak penalti tendangan Van Persie melayang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Daniel Sturridge membuang peluang dari dalam kotak penalti, Arsenal akhirnya menyamakan kedudukan di menit 36 melalui Van Persie. Gol penyama tersebut lahir berkat kejelian Aaron Ramsey yang memberi umpan pada Gervinho, yang lepas dari pengawasan meski berada di tengah Terry dan Bosingwa.
Dalam posisi satu lawan satu dengan Petr Cech, Gervinho memilih melepas umpan pada Van Persie yang masuk dari sisi kiri. Sontekan Van Persie ke gawang yang kosong mengubah skor menjadi 1-1.
Di periode injury time Chelsea mampu mencetak gol. Dari tendangan sudut, Terry berhasil mengalahkan Mertesacker dalam perebutan bola. Sontekan kakinya berhasil mengarahkan si kulit bundar ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 2-1.
'Si Biru' kemudian dapat mimpi buruk di awal babak kedua karena gawang mereka kebobolan dua kali dalam selang 10 menit. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan Chelsea, Santos dengan leluasa menusuk dari sisi kanan pertahanan Chelsea. Dia tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Petr Cech usai menerima umpan dari Gervinho.
Meski sepakannya masih sempat membentur tubuh Cech, si kulit bundar tetap menerobos ke dalam gawang. Gol di menit 49 tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Enam menit berselang gawang Chlesea kembali bergetar. Kali ini Theo Walcott yang mencatatkan namanya di papan skor. Aksi individunya melewati beberapa pemain Chelsea berakhir dengan sepakan keras ke dalam gawang Cech. Arsenal balik unggul 3-2.
Tuan rumah harus menunggu lama untuk akhirnya bisa kembali menyamakan kedudukan. Tepatnya di menit 80 Juan Mata menjebol gawang 'Gudang Peluru'. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti melengkung dan masuk ke gawang tanpa bisa dihalau kiper.
Chelsea sepertinya punya harapan menyusul gol Mata tersebut. Namun di lima menit terakhir pertandingan gawang Cech justru dijebol Van Persie sampai dua kali.
Gol yang mengubah kedudukan menjadi 4-3 tercipta akibat kesalahan Terry. Bek senior itu terjatuh saat akan menerima umpan di tengah lapangan, hal tersebut membuat si kulit bundar jatuh ke kaki Van Persie. Sendirian di daerah pertahanan Chelsea, Van Persie kemudian dengan mudah melewati Cech dan melesakkan bola ke gawang.
Penampilan Van Persie dilengkapi dengan hat-trick yang dia buat di menit 91. Dari sebuah skenario serangan balik, sepakan keras yang dia lepaskan dari muka kotak penalti melesat ke dalam gawang. Gol dan Arsenal unggul 5-3.
(din/mrp)











































