Hasil 3-5 untuk kemenangan Arsenal di Stamford Bridge Sabtu lalu adalah kekalahan ketiga Chelsea musim ini. Alhasil Chelsea kini tertahan di posisi ke-4 dengan 19 poin, selisih sembilan poin dari Manchester City di puncak.
Mendapati timnya mengalami dua kekalahan beruntun bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi Villas-Boas. Maka tersiar kabar jika sesudah laga kontra Arsenal, Villas-Boas tak bisa mengendalikan emosinya dan ia pun lantas memaki-maki pemainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada saya memaki-maki pemain atau yang lainnya. Perbincangan akan selalu ada usai pertandingan. Tapi jangan disalah artikan. Dalam sisi defensif, harus ada pergerakan dengan bola di lini belakang," tutur Villas-Boas di Soccernet.
"Kami terlah menganalisa laga tersebut. Ada beberapa serang balik cepat, kami kemasukan gol karena kesalahan lini pertahanan dan bukan di garis depan," sambungnya.
"Kami bermain dengan cara seperti itu karena itu adalah filosofi kami. Namun kami tidak akan lemah karena itu. Jika cara itu tidak bekerja saat ini, kami akan fokus untuk memperbaikinya," ujar pria berusia 34 tahun itu.
"Selalu ada proses pembelajaran saat menang maupun kalah. Jika Anda berpikir akan gagal dan mengatakan proses itu akan dihentikan setelah kami mengalami pekan yang tidak mengenakan jika dilihat dari hasil. Namun Anda tidak bisa bilang itu semua gagal. Itu tidak benar."
"Tentu saja ada kekalahan beruntun di Premier League, yang mana akan mempengaruhi posisi di klasemen. Tapi itu tidak berarti apa yang sudah dibangun itu salah. Itu filosofoi yang salah dan itu berarti kami tidak berada di trek yang benar."
"Kami berada di jalur yang benar. Apa yang sedang kami bangun masih berada di jalur yang benar. Kami telah dihukum oleh hasil-hasil selama seminggu ini, namun itu membuat kami tertantang. Kami adalah klub yang besar dan kami tidak akan menghindar dari kesalahan, tapi kami harus bisa bangkit," pungkas Villas-Boas.
(mrp/rin)










































