Gaddafi Beli Crystal Palace?
Minggu, 18 Jul 2004 01:10 WIB
Jakarta - Orang-orang kaya di luar Inggris tampaknya makin tertarik berinvestasi di klub-kub Premiership. Kabar terakhir menyebutkan, Pemimpin Libya Kolonel Muammar Gaddafi berminat membeli klub promosi Crystal Palace.Hal tersebut dikatakan ketua Crystal Palace Simon Jordan kepada harian Guardian, Sabtu (17/7/2004). βAku diberitahu bahwa Gaddafi dan anaknya (Al Saadi) tertarik untuk memiliki Palace,β ungkapnya.Ditambahkan Jordan, hingga kini pihaknya belum menerima pendekatan resmi dari salah satu orang terkuat di kawasan Arab itu. Tapi jika menguntungkan, ia akan mempertimbangkannya, termasuk kalau dirinya harus mundur dari jabatannya yang sekarang.Masalahnya, mungkin banyak orang Inggris akan menentang keterlibatan Gaddafi dalam persepakbolaan Inggris mengingat hubungan yang tidak bagus di antara kedua negara. Libya pernah melindungi para tersangka pengeboman pesawat Pan Am di Lockerbie, Skotlandia, pada 1988 yang mengakibatkan 270 penumpangnya tewas.Meski demikian ketegangan sedikit mencair setelah Gaddafi bersedia membayar ganti rugi kepada anggota keluarga korban di awal tahun ini.Gaddafi, yang memiliki 7,5 persen saham di klub elit Italia Juventus, bisa menambah panjang daftar pengusaha asing yang tertarik berinvestasi di Inggris. Saat ini raja minyak Rusia Roman Abramovich menjadi figur yang amat tenar di Inggris setelah membeli Chelsea tahun lalu.Belum lama ini Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra nyaris membeli saham mayoritas Liverpool, tapi tidak jadi. Pengusaha Amerika Serika Malcolm Glazer juga bisa saja sewaktu-waktu menguasai saham Manchester United. (a2s/)











































