Villas-Boas sempat berada dalam posisi tersudut menyusul rentetan hasil minor yang diraih 'Si Biru'. Namun setelah berhasil memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, manajer asal Portugal itu menyebut kesuksesan ini sebagai 'tamparan' bagi para pengkritiknya.
Pernyataan Villas-Boas itu lantas mengundang komentar dari Mancini yang sama sekali tidak bersimpati. Menurutnya, Villas-Boas harus belajar menerima kritik jika timnya mengalami kekalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami menang, media akan mengatakan Anda adalah tim top. Ketika Anda kalah, anda dikritik. Inilah hidup kita," lanjutnya
Menurut pria asal Italia ini, menjadi manajer tim besar memang tidak mudah. Namun ia menyebut kritikan yang datang adalah konsekuensi yang harus diterima jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan.
"Tidak mudah untuk mengatur skuad papan atas. Dia dulu adalah manajer Porto dan mereka adalah klub papan atas. Aku tidak tahu tentang situasinya di sana."
"Tapi jika Anda memilih pekerjaan ini maka Anda harus menerima kritik, itu normal ketika hasil tidak berjalan dengan baik," tandasnya.
(krs/mfi)











































