Kemenangan di Etihad Stadium, Kamis (22/11/2011) dinihari WIB, tersebut membuat City mempertahankan puncak klasemen dari kejaran sang rival, Manchester United, yang di saat bersamaan melumat Fulham 5-0. Hasil tersebut juga menghentikan empat kemenangan beruntun milik Stoke.
Tiga gol kemenangan City diciptakan oleh Sergio Aguero, yang mencetak dua gol, dan Adam Johnson. Aguero, dari catatan sepanjang pertandingan, terbukti menjadi pemain paling buas. Bomber asal Argentina itu tercatat melepaskan tujuh tembakan, di mana lima di antaranya tepat sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, gelandang-gelandang City juga menampilkan performa impresif. Gareth Barry--dan kemudian James Miler--serta Yaya Toure dengan sempurna mengimbangi kelincahan Johnson, Samir Nasri, dan David Silva.
Opta pun melansir sebuah catatan mengagumkan. City berhasil menciptakan 924 operan dalam laga tersebut, yang mana rekor terbanyak di antara tim-tim Premier League lainnya sejak musim 2003/04.
Cap membosankan kala City pertama kali dilatih Roberto Mancini pun perlahan-lahan seperti lenyap. Setidaknya sekarang mereka mau dan berani tampil terbuka.
Hal tersebut bisa dijustifikasi kala City melawan Arsenal akhir pekan lalu, yang mana sama-sama menampilkan permainan terbuka. Ketika sudah unggul 1-0 di menit 53, Mancini berani untuk tidak "mengamankan" laga. Ia baru menurunkan gelandang-gelandang bertipe penyeimbang, seperti Nigel De Jong dan James Milner, ketika laga sudah memasuki 18 menit terakhir.
(roz/krs)











































