Dua hari lalu diberitakan para anggota Aslef--asosiasi para masinis kereta Inggris--, merencanakan pemogokan pada Boxing Day, yakni pada 26 Desember mendatang, pada 16 Januari, 3 Februari, dan 13 Februari.
Setidaknya ada 1.000 orang yang bakal bertugas di masing-masing pertandingan, baik di laga Arsenal-Wolves maupun Chelsea-Fulham. Jika pemogokan tersebut berlangsung, maka mereka akan kesulitan untuk mendapatkan transportasi menuju stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan sudah dibuat saat ini sebelum hasil dari aksi penentangan hukum pada industri diketahui, terkait dengan waktu yang dibutukan untuk pengamanan operasi di Emirates Stadium oleh seluruh agensi terkait," bunyi pernyataan resmi Arsenal yang dilansir Reuters.
"Perhatian penting selalu ditujukan untuk keselamatan suporter Arsenal, suporter Wolverhampton Wanderers, perangkat pertandingan, pekerja dan semua orang yang berencana menonton laga saat Boxing Day."
"Klub mengatakan tidak ada layanan kereta api yang beroperasi ke London pada hari itu, karena ada kemungkinan "gangguan yang besar atau yang terburuk adalah para suporter atau perangkat pertandingan tidak bisa datang ke pertandingan itu."
Selain Arsenal, awalnya laga Chelsea kontra Fulham juga kemungkinan ditunda. Namun akhirnya pihak The Blues memutuskan untuk tetap menggelar laga pada 26 Desember.
(mrp/a2s)










































