De Gea ditebus dari Atletico Madrid sebesar 18 juta poundsterling. Ia diharapkan mampu menggantikan peran Edwin Van der Sar di bawah mistar gawang "Setan Merah".
Terlepas dari tingginya tingkat penyelamatan yang dilakukannya, penampilan De Gea belum bisa dibilang memuaskan menyusul sejumlah kesalahan cukup fatal yang telah dilakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi De Gea saat ini cukup terancam oleh Anders Lindegaard yang belum kebobolan satu gol pun di Liga Inggris. Kemungkinan besar, De Gea akan minggir untuk memberi jalan Lindegaard saat MU melawan Newcastle United, Kamis (5/1).
"Mari hadapi," ungkap De Gea yang dikutip Mirror Football. "Semua kiper membuat kesalahan di suatu waktu dan tidak ada di antara kami yang menyukainya.
"Tapi aku tahu saat itu aku harus percaya dengan rekan-rekan se-timku. Kesalahan-kesalahan terjadi tapi aku telah berangkat dengan lebih percaya diri."
Sepanjang hidup De Gea dihabiskan di La Liga bersama Atletico Madrid sementara Liga Inggris memiliki kultur yang cukup berbeda. "Aku pikir memang La Liga dan Liga Inggris adalah dua liga terhebat di dunia dalam arti mereka cukup sama."
"Tapi disini terkenal dengan gaya permainan yang lebih mengandalkan fisik dan sebagai kiper Anda harus tepat dan perhatian sepanjang pertandingan."
"Aku tahu aku butuh latihan keras, dan itu yang aku lakukan. Aku banyak berkonsentrasi untuk memblok tembakan-tembakan," pungkas kiper timnas Spanyol U-21 itu.
(rin/mfi)










































