Di musim keduanya bersama The Gunners, Chamakh masih belum berhasil menembus skuad inti. Ia baru mencetak satu gol dari 14 pertandingan, walaupun sebagian besar tampil sebagai pemain pengganti.
Sejumlah klub seperti Bordeaux, Paris Saint Germain dan Fiorentina disebut-sebut sudah bersiap mengajukan proposal pembelian untuk Chamakh, yang juga sempat mengungkapkan rasa frustrasinya. Namun belakangan si pemain meredam perasaannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agen saya banyak dihubungi oleh klub lain, tapi saya ingin menunjukkan apa yang bisa saya lakukan beberapa bulan ke depan. Saya lelah dengan rumor-rumor itu, karena saya hanya ingin fokus pada pekerjaanku untuk Maroko (di Piala Afrika).
"Saya pikir Wenger memiliki kepercayaan pada saya. Itulah alasannya mengapa saya meninggalkan Bordeaux untuk bergabung ke Arsenal. Saya tampil cukup bagus di musim pertama dan sangat mungkin saya mengulanginya.
"Tentu saja saya ingin ingin bermain lebih sering, tapi itu sulit untuk seorang penyerang di Arsenal. Levelnya sangat tinggi, namun tantangan itulah yang saya cari," pungkas penyerang berusia 28 tahun itu.
(a2s/krs)










































