Balotelli saat ini terancam larangan tampil empat laga setelah didakwa FA akibat tindak kekerasan yang ia lakukan dalam laga Manchester City kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Minggu (22/1/2012) malam WIB, lalu.
Tindakan indispliner sendiri bukan hal langka untuk si penyerang asal Italia. Dalam 15 bulan membela City, ia dicatat Mirror sudah diusir wasit tiga kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia adalah pemain muda yang berbakat tapi ia juga sulit ditebak. Ia harus belajar mengurangi tindakan itu dari permainannya jika ingin jadi pemain top," nilai Hamann di Mirror.
"Tak diragukan lagi ia adalah penyerang hebat dan ia mampu melakukan hal-hal bagus, seperti yang ia tunjukkan musim ini, tapi ia tak bisa terus bertingkah seperti itu," lanjutnya.
Menurut Hamann, kebiasaan negatif Balotelli di lapangan dapat berimbas negatif dalam kariernya karena bukan tak mungkin di masa depan City tak lagi bisa menolerir tingkah-polahnya.
"Ia harus bisa menjaga perilaku jika ia ingin punya karier panjang di sebuah klub top seperti Man City karena ia berisiko ditendang."
"Akan ada saatnya ketika Man City berpikir, 'Apa kami menginginkan pemain ini jika ia terus bikin masalah?'. Ia harus memahami apa yang ia lakukan dan konsekuensinya," tegas Hamann.
(krs/mfi)











































