Menurut laporan The Sun, pertikaian itu disebabkan karena Pavlyuchenko protes dengan minimnya kesempatan bermain yang diberikan kepadanya.
Disebutkan pula, striker Rusia itu melontarkan pelecehan terhadap manajer tim, Harry Redknapp yang di sesi latihan hari itu, Minggu (29/1/2012) waktu setempat tidak hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Pavlyuchenko telah memperpanjang kontraknya hingga tahun depan, namun hal itu diyakini tidak akan membuat Spurs mempertahankannya lagi.
Pavlyuchenko diketahui memiliki sejumlah peminat. Kendati bursa transfer musim dingin akan ditutup tidak lama lagi, Lokomotiv Moskow dipercaya akan kembali mengajukan tawarannya setelah tawara sebesar 6,5 juta pounds ditolak.
Klub Rusia itu akan siap menaikkan tawarannya menjadi 8 juta pounds buat pemain yang telah mencetak 42 gol dari 114 penampilannya itu di mana 43 di antaranya dibuat dari bench. Selain Lokomotiv, QPR juga dikabarkan berminat kepada Pavlyuchenko.
(rin/roz)











































