Pasca kembali dari hukuman skorsing akibat tindakan rasis terhadap Patrice Evra, Suarez bersama Liverpool akan menyambangi Old Trafford, Sabtu (11/2/2012) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris.
Setelah terjadinya kasus itu, pertandingan diyakini akan berjalan semakin "panas". Sementara itu Suarez hampir pasti akan menerima cibiran dari fans "Setan Merah", terlebih karena si pemain juga bersikukuh menolak minta maaf kepada Evra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sama sekali tidak depresi (selama skorsing). Aku tahu apa yang aku lakukan dan ada hukum sepakbola yang berbunyi 'apa yang terjadi di lapangan, tetap berada di lapangan dan itu akhir cerita'," ucap Suarez kepada Radio Uruguay Sport 890.
"Aku tahu menghadapi Manchester United akan menjadi pertandingan yang panas karena aku akan menghadapi Evra. Tapi aku tahu aku terbiasa dengan cibiran fans. Aku berharap tidak ada hal tak biasa yang terjadi. Aku harus melupakan apa yang terjadi saat itu," sambung dia.
"Aku tahu fans Man United akan mencoba membuatku tidak nyaman. Tapi aku harus mengatakan kepada mereka bahwa mereka justru akan memacuku jika mereka mencibirku," lugas mantan punggawa Ajax Amsterdam ini.
Menjelang digelarnya pertandingan, Suarez dan Evra dibanjiri tuntutan agar saling bersalaman sebagai tanda sportivitas dan berakhirnya konflik.
(rin/din)











































