"Suarez bukan seorang rasis, dan dia tak akan pernah menjadi seperti itu," sergah Presiden Mujica seperti diberitakan Yahoosports.
Suarez dijatuhi hukuman delapan pertandingan setelah dinyatakan bersalah melontarkan kalimat bernada rasis pada Patrice Evra. Dia kemudian memunculkan kontroversi lain saat menolak berjabat tangan dengan pemain Manchester United itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa orang tidak tahu dia tak belajar soal protokol diplomatik . Dia anak yang hebat di atas lapangan, orang yang sederhana yang datang dari kemiskinan. Untuk alasan ini, kami mencintainya," tuntas Presiden Mujica.
(din/mrp)











































