Dalam laga final yang dihelat di Wembley, Minggu (26/2/2012) malam WIB, Liverpool memang tak bisa begitu saja memenangi pertandingan meskipun mereka mendominasi jalannya pertandingan.
Soccernet mencatat mereka menguasai 53 persen ball possesion dan membuat 39 shots dengan 19 mengarah ke gawang. Bandingkan dengan Cardiff yang hanya membuat 11 dengan tujuh mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin Skrtel menyamakan kedudukan dan skor 1-1 memaksa laga dilanjutkan ke extra time. Di sini Dirk Kuyt berhasil membawa Liverpool unggul sebelum Ben Turner memaksa laga diteruskan ke adu penalti.
Di babak ini Liverpool akhirnya menunjukkan mental sebagai tim besar. Sempat gagal di dua penendang pertama akhirnya The Reds keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Atas permainan sang lawan, Dalglish mengaku kagum atas semangat tim asal Wales itu dan memberi kredit khusus.
"Jalan yang panjang menuju kemenangan, tapi yang terpenting kami berhasil memenanginya. Cardiff akan selalu menyulitkan," tukas Dalglish seperti dilansir BBC.
"Mereka tidak pernah akan menyerah dan pantas diberi sanjungan. Ini bukan cara terbaik untuk menang tapi kami harus menerimanya," sambungnya.
"Kecewa melihat pemain gagal (mengambil penalti) dan Anda akan selalu bersimpati untuk si penendang dalam situasi seperti itu," pungkasnya.
(mrp/mfi)
