Rezim Villas-Boas di Stamford Bridge hanya bertahan delapan bulan saja. Manajer muda asal Portugal itu resmi diberhentikan sehari setelah timnya menyerah 0-1 dari tim gurem West Bromwich pada Sabtu (3/3).
Hasil itu membuat Chelsea tertinggal tiga angka dari Arsenal dalam perburuan posisi empat klasemen dan terancam tak lolos ke Liga Champions di musim depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa menyesal untuk Andre Villas-Boas karena saya mengenal dia dan saya menyukai dia sebagai manajer dan seorang pria," ujar Wenger dalam konferensi pers jelang laga leg II babak perempafinal Liga Champions melawan AC Milan.
"Ini menyedihkan setiap kali seorang manajer kehilangan pekerjaannya karena ini adalah pekerjaan yang menuntut komitmen penuh. Saya pikir dia sudah melakukannya. Saya menyesalkan bahwa dia tidak diberi cukup waktu untuk melakukan pekerjaannya."
Villas-Boas ditugasi merombak skuad tua Chelsea namun ia tidak mendapat respek dari beberapa pemain senior seperti Frank Lampard dan Ashley Cole.
"Anda tidak bisa bilang ini adalah pekerjaan yang tidak mungkin. Pekerjaan kami ini sulit karena kami menghadapi beragam opini setiap hari dan kami butuh kekutan untuk mendorong opini kami," lanjut Wenger.
"Saya yakin Villas-Boas punya kekuatan untuk melakukan itu. Tapi ketika Anda tidak diberikan waktu yang cukup, Anda tidak akan punya kesempatan," demikian diwartakan Sky Sports.
(rin/roz)











































