Wenger Kesal pada Taktik Real
Minggu, 08 Agu 2004 07:12 WIB
Jakarta - Belum beresnya urusan trasnfer Patrick Vieira membuat kesal manajer Arsenal Arsene Wenger. Ia mengecam klub Spanyol itu karena membuat situasi menjadi tidak menentu.Kalau betul-betul menginginkan Vieira, kata Wenger, semestinya Real mempercepat proses negosiasinya. Tapi tanda-tanda ke arah itu pun belum tampak lagi, sementara kompetisi reguler akan bergulir tak lama lagi. Hal tersebut tentu berisiko pada pengadaan pemain baru bagi Arsenal jika Vieira telat pindah ke Bernabeu. Si pemain pun bisa turun moralnya karena nasibnya menjadi samar-samar.βJika Anda menemui berita ini pada bulan Mei, Anda bisa mencari pemain-pemain baru. Tapi kalau Anda menghadapi problem ini sekarang atau di bulan Januari, hampir tidak mungkin untuk mendapatkan penggantinya,β cetus Wenger dalam Sportinglife, Sabtu (7/8/2004).Real sudah lama mengincar Vieira tapi baru dua hari lalu mengajukan penawaran resmi. Nilainya pun dianggap terlalu rendah buat pemain sekaliber gelandang internasional Prancis itu. Hingga kini Real bertahan di angka 27 juta euro, sedangkan Arsenal menginginkan 35 juta euro. Wenger menjadi tidak percaya Real akan menaikkan nilai proposalnya. Bisa saja Real sengaja memperlambat proses tersebut sehingga Vieira meminta status transfer request dan harganya bisa turun. Atas cara seperti ini Wenger mengaku tidak suka. Ia hanya minta Real lebih serius dan tegas. Kalau mau, datangm tawar, dan bereskan secepatnya sehingga masalah ini tidak berlarut-larut.βSelalu susah untuk mengetahui apakah mereka adil atau tidak adil karena para agen selalu dilibatkan. Tapi, kendati ada sesuatu yang benar tentang ini, bahwa mereka menginginkan Vieira dan telah mendekati kami, tapi itu sangat sangat lambat,β tandas manajer asal Prancis ini.Ini bukan kali pertama Arsenal menghadapi peliknya berbisnis dengan Real Madrid. Beberapa tahun lalu mereka pun melepas Nicolas Anelka ke Bernabeu dengan kontroversial, di mana Anelka sempat ngambek tidak karuan. βSaya merasa kadang-kadang mereka tidak tahu apa yang mereka inginkan. Pembelian mereka bisa karena unsur komersil atau insting belaka. Sulit dicari petunjuk yang jelas dari sikap dan perilaku mereka. Pada kisah David Beckham, tiba-tiba mereka membelinya dan Anda tidak tahu kenapa.βWenger juga beropini tentang Vieira. Ia nyata-nyata ingin kaptennya itu bertahan di London. Tapi semua itu berpulang pada individu bersangkutan. Menurut Wenger, pemain lain tak perlu meyakinkan Vieira, tapi biarlah Vieira yang meyakinkan dirinya sendiri. (a2s/)











































